Boardcast Renungan Harian | Paroki Pulo Mas | #SatukanHati | St. Bonaventura
tatap muka
Selasa, 1 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw S. Alfonsus Maria de Liguori, UskPujG (P)
Kel. 33:7-11; 34;5b-9,28; Mzm. 103:6-7,8-9, 10-11,12-13; Mat. 13:36-43.
Tatap muka, barangkali ini adalah hal yang paling dirindukan
selama masa pandemi. Selama tiga tahun terakhir, masyarakat dipaksa untuk belajar melakukan banyak
kegiatan dalam keadaan daring alias Online. Mereka tetap dapat bertemu, hanya
secara virtual. Mereka tetap dapat melihat, mendengar dan tersenyum namun tak
bertemu secara langsung. Dalam perjumpaan semacam itu terasa sekali ada yang
kurang. Syukurlah, saat ini kegiatan tatap muka sudah mulai diizinkan seiring
meredanya wabah covid.
Tatap muka bukanlah perjumpaan biasa. Tatap muka adalah
simbol keakraban. Keakraban ini ditampilkan dalam relasi Allah dengan Musa.
Tuhan yang mahatinggi berbicara dengan Musa dengan berhadapan muka seperti
seseorang berbicara kepada sahabatnya (kel33:11). Kenyataan seperti ini dapat
terjadi karena keistimewaan Musa. Musa sungguh berserah kepada Tuhan juga
kepada maksud dan keinginan Tuhan. Musa sungguh menyatu dengan perasaan Tuhan.
Musa menjadi pengantara anata Tuhan dengan umatNya. Musa mendirikan sebuah
kemah khusus di luar perkemahan untuk bertemu dengan Allah, tempat ia memohon
keselamatan bangsanya.
Lalu?
Tuhan yang mahamurah, memberi kesempatan kepada kita untuk
bertemu langsung denganNya. Dalam doa dan sakramen, kita bisa bertatap muka
dengan Dia. Mungkin malah kita yang justru menghindar dan membuang kesempatan
mahal itu.
SonyPr
Rabu, 2 Juli 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati #46Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XVII (H)
Kel. 34:29-35; Mzm. 99:5,6,7,9; Mat.13:44-46.
Wajah 'glowing" menjadi dambaan banyak orang. Beraneka
macam tips dan rujukan obat diikuti agar dapat memperoleh wajah
"glowing", cerah bersinar. Kesan bersih didapatkan dari wajah yang
"glowing". Survey 2019 (ZAP Beauty index) yang melibatkan 6.460
wanita, menyebutkan bahwa definisi cantik bagi wanita indonesia (82,5%)
memiliki kulit cerah dan glowing.
Wajah Musa bercahaya setelah berbicara dengan Tuhan. 40 hari
40 malam ia bertemu dengan Tuhan (Kel 34:28), Tuhan membuat wajah Musa
bercahaya. Musa tidak menyadari tetapi bangsanya melihatnya dengan jelas. Wajah
Musa semakin tampak cerah karena ia bertemu dengan Allah, dan wajah cerah itu
mempengaruhi kehidupan seluruh bangsa. Bangsa Israel dilihat Musa melakukan apa
yang diperintahkan Tuhan dan Musa pun memberkati mereka (kel 39:43).
Lalu?
Orang lainlah yang menilai "cahaya" kehidupan kita
karena hubungan kita dengan Tuhan. Cahaya itu akan terus bisa lindungi supaya
tetap menyala. Tuhanlah yang membimbing dan menggunakan diri kita untuk
menggerakkan sesama melakukan karya Tuhan.
SonyPr
Berkat rumah
Kamis, 3 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XVII (H)
Kel.40:16-21,34-38;Mzm. 84:3,4,5-6a,8a,11; Mat. 13:47-53.
Lalu?
SonyPr
Jumat, 4 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati #46Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw S. Yohanes Maria Vianney, Im (P)
Im.23:1,4-11,15-16,27,34b-37; Mzm.81:3-4, 5-6ab,10-11ab; Mat. 13:54-58
Lalu?
SonyPr
gembira sekejap
Minggu, 6 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
PESTA YESUS MENAMPAKKAN KEMULIAANNYA (P)
Dan. 7:9-10,13-14; Mzm.97:1-2,5-6,9; 2Ptr.1:16-19; Mat. 17:1-9.
Lalu?
Kemuliaan Allah bukan sekedar peristiwa gembira sekejap yang
seketika berlalu. Kemuliaan Allah adalah sebuah pengalaman tentang Allah yang
terus menerus mengasihi kita.
SonyPr
Senin, 7 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati #46Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XVIII (H)
Bil.
11:4b-15; Mzm. 81:12-13,14-15,16-17; Mat. 14:13-21
Umat Allah menggerutu dalam perjalanan bersama dengan Musa.
Di tengah kelaparan yang ada, Allah terus menurunkan manna. Namun rupanya
mereka tetap menggerutu kepada Musa. Musa mendengar keluh kesah mereka karena
fasilitas dan kebutuhan yang terbatas. Mereka putus asa, pun Musa yang
mendampingi mereka “Mengapa Kauperlakukan hamba-Mu ini dengan buruk.... mengapa
Engkau membebankan tanggung jawab ini kepadaku?" (ul11:11).
Lalu?
Rupanya memang kita yang tidak pernah puas dan kecenderungan ini terus ada. Rasa syukur sulit muncul, ketika kita selalu merasa sebagai korban atas sebuah peristiwa.
SonyPr
Jabatan
Selasa, 8 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw St. Dominikus, Pendiri Ordo Pengkotbah, Im (P)
Bil. 12:1-13; Mzm. 51:3-4,5-6a,6bc-7,12-13; Mat.
15:1-2,10-14.
Jabatan itu memang menggiurkan untuk sebagian orang. Apalagi
jika jabatan itu merupkan posisi strategis dan menguntungkan, pasti mengundang
minat banyak orang. Cara halus atau kasar bisa digunakan untuk menjegal
pertahanan yang sudah ada. Semuanya dilakukan demi menduduki posisi penting.
Kitab bilangan 12 hari ini memperlihatkan sebuah dinamika
kepemilikan jabatan di dalam kehidupan. Daulat Tuhan atas Musa rupanya memunculkan rasairi di hati Miryam dan HArun.
Sampai-sampai mereka bertanya
"Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah
dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" (12:2). Pilihan Tuhan dipertanyakan
mereka. Tuhan punya rencana khusus atas setiap pribadi. Harun dan Miryam tidak
menyadari bahwa Tuhan pun memiliki rencana juga dalam hidup mereka (bdk. Kel
4:14-16). Akan tetapi, Musa membuktikan keterpilihannya. Ia tidak bergembira
ketika Miryam dihukum Tuhan, sebaliknya ia menunjukkan belas kasih dan
kelemahlembutan di dalam kepemimpinannya. Ia tidak tersinggung, ia justru
mengembangkan hidup harun dan Miryam.
Lalu?
Tuhan memiliki rencana dalam keterpilihan kita. Kita
tunjukkan kelemahlembutan dan belaskasih dalam keterpilihan itu. Dengan cara itu,
tugas ditunaikan dengan sempurna.
SonyPr
pimpinan baru
Rabu, 9 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XVIII (H)
Bil. 13:1-2a,25-14:1,26-29,34-35; Mzm.106: 6-7a,13-14,21-22,23; Mat.15:21-28.
Seorang pastor dikabarkan akan ditugaskan di sebuah paroki.
Berita itu segera menyebar dengan cepat di kalangan umat. Pastor itu baru
beberapa tahun tahbisan. Sejumlah orang langsung mencari informasi tentang
pastor itu. Lalu muncullah beberapa info. Katanya pastor muda itu terkenal
galak, tidak pandai bergaul, orangnya kaku, tidak asyik dan lain sebagainya.
Perjalanan bangsa Israel melintasi padang gurun akan segera
berakhir. Mereka bersiap memasuki tanah terjanji. Sebelum memasuki tanah
Kanaan, Musa menugaskan 12 orang untuk mengintai dan mengamati tempat baru
tersebut. Survey itu membuahkan hasil. 10 orang pengintai dihinggapi ketakutan
karena "bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu
dan sangat besar...tinggi perwakan dan memakan penduduk" (Bil 13:28-31).
Bangsa Israel pun cemas, lalu
"mengeluarkan suara nyaring dan bangsa itu menangis...hingga
bersungut-sungut” (Bil 14:1–2). Hanya Kaleb dan Yosua yang mencoba menentramkan
bangsa itu (13:29). Ketidakpercayaan itu berbuah penghukuman dari Allah.
Lalu?
Perjalanan yang lama dengan Tuhan ternyata tidak mampu
menembus tembok ketakutan. Bagaimanakah kita yang mengimani perjalanan panjang
bersama Tuhan? Semoga penyelenggaraan ilahi yang terus menjadi pegangan kita.
SonyPr
harta hidup
Kamis, 10 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pesta S. Laurensius, DiakMrt (M)
2Kor.9:6-10;Mzm. 112:1-2,5-6,7-8,9;
Yoh. 12:24-26.
Pandangan tentang "harta" berdampak pada sikap
kehidupan kita. Berkembangnya Gereja di zaman para rasul hingga Anthiokia
disebabkan karena keterbukaan umat terhadap harta milik mereka. Semangat
berbagi dan solidaritas terlebih di zaman yang serba susah justru semakin
menyuburkan kehidupan. Keyakinan itu didasari juga atas pengalaman iman bahwa
"Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. Dan Allah
sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu
senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di
dalam pelbagai kebajikan." (2 Kor 9:7-8).
Lalu?
SonyPr
kesal
Jumat, 11 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw S. Klara, Prw (P)
Ul.4:32-40; Mzm.77:12-13,14-15,16,21; Mat. 16:24-28.
Kesal dengan ibunya karena keinginannya tidak dikabulkan,
seorang anak berteriak-teriak kepada ibunya, “ibu jahat, ibu sudah gak sayang,
ibu pilih kasih..” Anak itu terus meraung raung melanjutkan tangisnya. Keesokan
harinya, anak itu tetap mendiamkan ibunya, sambil berkata dalam hati “ibu
jahat…pilih kasih”. Karena berjalan tidak hati - hati, anak itu tersandung
hingga dengkulnya lecet. Ibunya awalnya mendiamkan, tetapi lama kelamaan tidak
tega.
Bersungut dan menggerutu adalah hal yang paling mudah
dilakukan oleh bangsa Israel. Mereka selalu mempertanyakan keadilan Allah. Tetapi
keluhan Israel seringkali tidak mendasar. Oleh karena itu, Musa mengajak Israel
untuk merefleksikan pengalaman akan Allah itu dalam konteks yang lebih luas.
Mereka diajak utnuk tidak hanya melihat kesulitan pada masa kini saja. Musa
mengajak Israel untuk melihat pengalaman itu secara lebih luas. Bangsa ini
dipilih Allah karena memang Allah sungguh mencintai. Tidak ada balas jasa
apapun di dalam kasih itu.
Lalu?
Semoga
gambaran kita yang tepat tentang Allah, menyuburkan juga hubungan kita
denganNya.
SonyPr
gagal pecah
Sabtu, 12 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XVIII (H)
Ul. 6:4-13;Mzm. 18:2-3a,3bc-4,47,51ab; Mat. 17:14-20.
Seorang anak mengikuti ujian kenaikan tingkat sebuah
olahraga beladiri. Tibalah saatnya ia harus memecahkan potongan papan kayu.
Percobaaan pertama gagal, demikian juga percobaan kedua. Anak itu menangis. Ia
tahu ia akan gagal. Kesempatan tinggal sekali lagi. Melihat hal itu, seorang temannya
berdiri dan tiba-tiba diikuti teman lainnya. Semuanya memberikan semangat. Anak
itu pun berhasil.
Para murid mendapatkan kenyataan tragis. Mereka tidak mampu
untuk mengusir roh jahat. Kegagalan memunculkan penilaian tertentu dari Yesus.
Mereka dinilai gagal melayani dengan kuasa Kerajaan Allah (Bdk. Mat 17:17,20).
Kegagalan untuk membebaskan orang yang ditindas oleh kuasa jahat, menunjukkan
kekurangpahaman para murid. Mereka barangkali hanya membangun kekuatan mereka,
menonjolkan diri dan demi kepentingan sendiri. Padahal Yesus berharap, segala
anugerah diberikan kepada mereka demi membangun hubungan yang utuh dengan
Allah.
Lalu?
Apakah yang kita bangun dan usahakan dalam setiap karya
pelayanan di dalam hidup ini? Semoga, hubungan utuh dengan Allah menjadi tujuan
kita.
SonyPr
diberkatilah
Minggu, 13 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
HARI RAYA SP MARIA DIANGKAT KE SURGA (P) Why. 11:19a;12:1-6a,10ab; Mzm.45: 10c-12,16; 1Kor.15:20-26; Luk. 1: 39-56.
Pemandangan umum yang menggembirakan selalu terjadi di Misa
kedua (8.30) di hari minggu. Setelah komuni, anak-anak yang belum menerima
komuni pertama maju berbaris maju ke depan Panti Imam. Di depan sana sudah
menunggu untuk memberikan berkat. Pengalaman iman ini begitu sederhana, namun
sungguh kuat maknanya. Berkat adalah pengalaman perjumpaan dengan Tuhan.
Ucapan berkat terjadi dalam kunjungan Maria. Berkat muncul
dari perjumpaaan dua orang yang sama-sama terberkati, merasakan diri sebagai
yang dikasihi Allah. Pertemuan kedua orang yang diberkati pun menghasilkan
buah. Dengan kepenuhan roh kudus yang dialaminya, Elisabeth menanggapi
kedatangan Maria dengan tiga ucapan berkat: “ diberkatilah engkau di antara
semua perempuan….(luk 1:42),diberkatilah buah rahimmu (luk1:42),….berbahagialah
ia yang telah percaya (1:45). Bagi Maria sendiri, pertemuan dengan Elisabeth
menjadi penegasan atas pilihan Tuhan terhadap dirinya. Elisabeth tahu bahwa
tugas Maria tidakah mudah.karunia Allah lebih besar daripada tanggung jawab
yang harus Maria emban.
Lalu?
Kehadiranku adalah perjumpaan yang menggembirakan. Biarkan
setiap perjumpaan yang kita alami, terus menghasilkan buah yang meneguhkan
sesama. Perjumpaanku memberi makna baru bagi hidup orang lain.
SonyPr
peran pengganti
Senin, 14 Agustus 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw S. Maksimilianus Maria Kolbe, ImMrt (M)
Ul. 10:12-22; Mzm. 147:12-13,14-15,19-20;
Mat. 17:22-27.
Menggantikan orang lain untuk sebuah peran yang lebih baik
tentu menyenangkan. Tetapi jika harus menggantikan untuk merenggangkan nyawa,
tentu tidak ada yang menginginkan. Hal itu tidak berlaku untuk pastor kolbe.
Tahun 1941, ia ditangkap oleh tentara Jerman dan dipindahkan ke kamp Auschwitz.
Ia dihukum mati kerena menggantikan seorang terhukum, seorang bapak yang
memiliki anak dan istri. Bersama dengan 9 orang terhukum lainnya, ia digiring
ke ruang tahanan dan dibiarkan mati secara perlahan. Ia terus memimpin doa
bersama tahanan lainnya hingga akhirnya wafat dalam tahanan.
“Anak manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia…”( Mat
17:22). Kehidupan bersama dengan Yesus akan dihinggapi dengan beragam resiko
perjuangan. Hal ini menjadi sangat sulit untuk diterima oleh para murid. Kelak
nubuat itu akan dijalani juga oleh Yesus sendiri. Yesus sendiri yang
memperlihatkan jalan kemuliaan dalam kehidupan nyata; berani berkorban dalam
suasana hati yang merdeka. Itulah nilai kemartiran yang perlu dihayati.
Lalu?
Meski tidak sebesar Santo Maximilianus Kolbe, kita tetap
belajar untuk melakukan pengorbanan apapun dalam hati yang merdeka.
SonyPr