Jadwal Misa

Sabtu Sore :  16.30 WIB

Minggu         :  06.30  |  08.30  |  16.30  | 18.30 WIB

Renungan Harian Juli 2023
"Perjalanan Jiwa menuju Tuhan"

Boardcast Renungan Harian  |  Paroki Pulo Mas  |  #SatukanHati  | St. Bonaventura

Keramah-tamahan

Smile

Sabtu, 1 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #Menuju50Tahun

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XII (H)

Kej. 18:1-15; MT Luk. 1:46-47,48-49,50,53,54- 55;

Mat. 8:5-17.

Keramahtamahan menjadi budaya yang dikembangkan di Indonesia. Keramahtamahan adalah sebuah nilai yang sangat berharga. Keramahtamahan yang berkembang dapat menjadi sebuah daya tarik di suatu tempat. Fakta lain adalah kita kerap sulit sekali untuk membangun keramahtamahan untuk orang yang belum kita kenal.

Abraham memiliki sikap ketika ia dikunjungi oleh tamu asing. Ia memilih untuk memilki keramahtamahan kepada tamunya. Ia melayaninya dengan segenap hati. Janji Allah tentang kelahiran disampaikan dengan cara yang mengejutkan.Cara itu sekaligus dilakukan untuk menguji Sara dan Abraham. Mereka diundang untuk bersikap terhadap kehadiran pribadi baru di dalam kehidupan mereka.

Lalu?

Kita budayakan sikap keramahtamahan itu agar kehadiran Allah di dunia benar-benar menjadi berkat.

 

SonyPr

dilarang mendahului

Minggu, 2 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XII (H)

2Raj. 4:8-11,14-16a; Mzm. 89:2-3,16-17,18-19; 

Rm. 6:3-4,8-11; Mat. 10:37-42.

“Sesama pengemudi Bis XXX dilarang saling mendahului”. Stiker tulisan semacam ini, biasanya tertempel di belakang badan bus. Tulisan ini seolah menjadi pengingat bagi para sopir untuk sungguh sungguh mengendarai bis, menjalankan tugas dengan baik. Mereka dituntut untuk sungguh -sungguh dalam mengendarai kendaraan, tidak ugal-ugalan.

Di Hari minggu XIII ini, kita diingatkan untuk memiliki sikap hidup mendahulukan Allah. Alasannya sangat jelas, karena Allah sendiri mendahulukan kita juga. Manusia jatuh dalam dosa, namun Allah membuat kita hidup kembali (Rm 6:11). Melalui Elisa juga, Allah memperhatikan keluarga yang mengalami kesulitan ( bacaan pertama). Mereka yang mendahulukan Allah tidak akan pernah kehilangan upahnya (mat 10:42).

Lalu?

Sikap beriman ditunjukkan dalam kebergantungan pada yang ilahi.

 

SonyPr

sinar jaya

Anak baru

newbie

Senin, 3 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun

Broadcast Renungan Harian

===================

Pesta S. Thomas, Ras (M)

Ef. 2:19-22; Mzm. 117:1,2;

Yoh. 20:24-29.

Sebut saja namanya Tomo. Ia baru saja diterima di sebuah kantor. Hari ini adalah hari pertama ia bekerja. Sejak semalam ia tidak bisa tidur. Ia memikirkan apa yang akan terjadi besok di tempat kerjanya.  Dan memang, ia merasa canggung di awal hari bekerja. Namun perlahan ia bisa menyesuaikan diri dengan teman sekantornya.

“Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang”(ef 22:19).  Kedatangan Kristus merobohkan sekat tembok pemisah di antara jemaat. Ia telah memisahkan perseteruan di antara yang dekat dan jauh. Semua dipersatukan  lewat kematian Kristus di kayu salib. 3 hal telah dibuat Kristus melalui salibNya; membatalkan hukum taurat dengan perintah dan ketentuannya (15), menciptakan jnat baru (15), mendamaikan umat Yahudi dan non Yahudi menjadi kawan sekerja Allah (19).

Lalu?

Kita adalah rekan sekerja Kristus, untuk apa membedakan kepandaian? Mari jaga kesatuan dengan kerendahan hati.

 

SonyPr

ZOAr

Selasa, 4 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIII (H)

Kej. 19:15-29; Mzm. 26:2-3, 9-10,11-12; Mat. 8:23-27.

Dalam bahasa aslinya, Zoar berarti kecil/remeh. Zoar adalah sebuah kota yang terletak di pinggir dataran subur. Nama kota ini dmunculkan pertama kali dalam kisahbperpisahan Abraham dan lot (kej13).Lot memilih dataran kecil yang sibur ini. Belakangan dikisahkan, Zoar menjadi kota persembunyian Lot (kej 19:21-23). Pun juga bangsa Moab menjadi tempat perlindungan saat pelarian (yes15:5).

Zoar menjadi satu dari lima kota yang hendak dihancurkan Allah (sodom dan Gomora, adma  dan zeboim (ul29:23)). Zoar akhirnya selamat dari kehancuran. Lot dipandang Tuhan sebagai orang benar (2ptr 2:7). Seharusnya, ia sekeluarga diselamatkan Tuhan. Istri lot menoleh kebelakang dalam pelarian. Mungkin ia merasa sayang dengan rumah dan harta bendanya. Istri Lot menjadi tiang garam. Karena Tuhan mengingat Abraham, lot pun juga selamat.

Lalu?

Tuhan menyelamatkan suatu tempat dan seseorang karena ingatan kebaikan pribadi orang di sekitarnya. Kehidupan sebagai orang benar, menyelamatkan kita dan sesama. Terimakasih untuk kehadiran orang benar di sekitar kita. Kita selamat bukan hanya karena jasa kita.

 

SonyPr

zoar

sebal

Screenshot 2023-06-11 101405

Rabu, 5 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIII (H)

Kej. 21:5,8-20; Mzm. 34:7-8,10-11,12-13; Mat. 8:28-34.

Karena sebal dengan seorang pengendara motor yang tiba tiba memotong jalurnya, seorang pengendara mobil mengejar motor itu. Namun sayang, meski awalnya hendak memberi pelajaran kepada pengendara motor di depannya,  ia justru malah menabrak pembatas jalan.

Sara sebal terhadap Hagar dan anaknya. Abraham sudah meyakinkan Sara bahwa yang diesbut sebagai keturunan abraham adalah yang berasal dari Ishak (kej 21:12). Tetapi rupanya Abraham lebih mendengarkan Sara meski sebenarnya ia juga mengasihi ismael. Allah pun juga menyampaikan bahwa Keturunan Hagar juga akan menjadi sebuah bangsa. Untuk kedua kalinya, Hagar dan Ismael diusir oleh Abraham.

Lalu?

Keputusan salah dan membahayakan diri dan orang lain bisa terjadi dalam suasana hati yang diliputi sebal dan emosi. Mereka yang merasa diberkati pun juga bisa gegabah dalam situasi ini. Dibutuhkan kejernihan hati.

 

SonyPr

Allah menyediakan

Kamis, 6 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIII (H)

Kej. 22:1-19; Mzm. 116:1-2,3-4,5-6,8-9; Mat. 9:1-8.

Salah satu bagian menarik dari pertunjukkan sirkus adalah menyaksikan ketangkasan orang yang berjalan di atas seutas tali. Di atas ketinggian, mereka menyebrang dari satu titik ke titik lainnya. Di atas selembar tali tambang mereka menyebrang. Sebatang tongkat panjang menjadi penyeimbang. Meski takut mereka tetap melangkah. Di bawah mereka terhampar jaring pengaman yang kuat dan lebar. Meski jatuh, mereka tetap bisa bangkit lagi dan mencoba lagi hingga berhasil.

Kisah persembahan Abraham merupakan kisa yang sangat indah untuk direnungkan. Abraham diuji Allah untuj melepaskan anaknya yang merupakan bagian dari janji harapannya. Di usianya yang sudah tua, ujian itu datang kepadanya. Abraham tetap melakukan apa yang dikehendaki Allah. Ia mempersiapkan persembahan itu dengan baik. Dengan penuh keyakinan pula ia berani mengatakan “ Allah menyediakan..” kepada Ishak anaknya yang akan menjadi kurban( kej 22:8). Abraham percaya Allah menyediakan jaring keselamatan untuk mereka.

Lalu?

Tetap percaya kepada Allah kendati apa yang dikehendaki sulit dipahami. Untuk itu, tetap mendekatlah pada penyedia kehidupan.

 

SonyPr

christ-second-coming

sahabat

sahabat-ku

Jumat, 7 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun

Novena St. Bonaventura hari I

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIII (H)                                       Kej.23:1-4,19; 24:1-8,62-67;Mzm.106:1-2,3-4a, 4b-5; Mat. 9:9-13.

Di tengah lika liku jatuh bangun kehidupan, kita sungguh mensyukuri pendampingan Tuhan yang sangat besar. Pendampingan itu terasa sangat nyata ketika Tuhan memberikan sahabat yang selalu mendukung. Persahabatan sejati pun terus berlangsung hingga saat ini.

Abraham memandang Sara bukan hanya sebagai seorang istri. Sara hadir sebagai sahabat dalam kehidupan Abraham. Sara menjadi sahabat sefrekuensi Abraham dalam berpengharapan. Sara belajar untuk menerima aib pahit dalam hidup sekaligus menunggu jawaban dari Tuhan. Bertahun tahun dipandang rendah, tetapi ia tetap percaya kepada Allah dan setia kepada Suaminya, Abraham. Ia pernah meragukan dan bahkan menertawakan Allah, tetapi sabar dalam pengharapan bersama Abraham. 

Maka, Kematian Sara memberikan pukulan telak dan kesedihan mendalam bagi Abraham. Tidak salah jika Abraham mempersiapkan pemakaman Sara dengan baik. Ia pun mencari cara agar tetap dapat menguburkan Sara meski sedang berada di tanah asing. Bersyukur ada Efron orang Het. Efron justru awalnya hendak memberikan ladang tanpa bayaran kepada Abraham ( kej 23:11). Bagi Efron, apa artinya uang perak dibanding nilai persahabatan.

Lalu?

“Berjalan dengan seorang sahabat di kegelapan lebih baik daripada berjalan sendirian dalam terang”.  – Hellen Keller.

Mari kita kenang dan doakan sahabat sahabat kita yang mendukung dalam pengharapan hidup.

 

SonyPr

Ribka

Sabtu, 8 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari II

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIII (H)

Kej. 27:1-5,15-29; Mzm. 135:1-2,3-4,5-6; Mat. 9:14-17.

Seorang ibu, pada umumnya selalu mengetahui banyak hal dalam kehidupan keluarganya. Ia mengetahui dengan sungguh keadaan di dalam keluarga. Dengan pengetahuannya itu, ia akan melakukan yang terbaik.

Ribka menikah selama hampir dua puluh tahun dengan ishak, namun mereka masih belum mendapatkan keturunan. Penderitaan Ribka, akhirnya memaksanya untuk meminta petunjuk dari Allah. TUHAN pun memberi ramalan sebagai jawaban atas pertanyaan Ribka. "Dua bangsa ada dalam kandunganmu, dan dua suku bangsa akan berpencar dari dalam rahimmu; suku bangsa yang satu akan lebih kuat dari yang lain, dan anak yang tua akan meniadi hamba kepada anak yang muda" (kej. 25:23). Nubuat ini ia simpan dalam dirinya.

Konteks nubuat ini yang akhirnya membantu kita memahami tindakan Ribka pada bacaan hari ini. Ketika ishak hendak memanggil Esau anak kesayangannya untuk menjadi penggantinya, Ribka bertindak agar nubuat itu terpenuhi. Yakub yang harus menjadi pewaris utama. Ribka mendandani Yakub semirip dengan Esau. Hingga akhirnya berkat dilimpahkan kepada Yakub.

Lalu?

Ada rasa enggan dalam diri Yakub ketika ibunya meminta melakukan itu semua. Namun ibunya mengatakan “akulah yang akan menanggung kutuk itu” (kej 27:13) menjadi keyakinan bagi Yakub.

Seolah tindakan Ribka dipandang sebagai kecurangan. Ribka mungkin hanya berpikir,dirinya hanya melakukan kehendak Tuhan. Ia adalah perempuan pintar sekaligus juga berjuang dalam kebijakan. Ada yang terluka namun ia hanya ingin melakukan yang terbaik bagi nubuat Tuhan dan anak-anaknya.

 

SonyPr

Ibu

tas ransel

Tas

Minggu, 9 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari III

Broadcast Renungan Harian

===================

HARI MINGGU BIASA PEKAN XIV (H) Za.9:9-10;Mzm.145:1-2,8-9,10-11,13cd-14;

Rm. 8:9,11-13; Mat. 11:25-30.

Romo Rafael dalam sebuah homili bercerita tentang Pengalaman membawa tas ransel. Menurutnya, tas ransel itu jika semakin sering digunakan, bagian punggung dari tas itu akan menyesuaikan bentuk punggung dari si pengguna. Itulah sebabnya, tas ransel hanya nyaman jika digunakan oleh pemiliknya sendiri.

Yesus memberi pengajaran tentang kelemahlembutan dan kerendahan hati. nyatakannya. “Pikulah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, sebab Aku ini lemah lembut dan render nati. Maka, hatimu akan mendapat ketenangan. Sebab enaklah kuk yang Kupasang, dan ringanlah beban-Ku."(mat 11:25). Memasangkan kuk Kristus pada kita berarti kita menempatkan diri sebagai hambanya sekaligus sahabat Nya. Dengan itulah sukacita menjadi hidup, karena Kristus yang tahu bentuk kehidupan kita.

Lalu?

Supaya hidup tetap ringan, teruslah hidup dalam persatuan dengan Kristus.

 

SonyPr

berbuat salah

Senin, 10 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari IV

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIII (H)

Kej. 28:10-22a; Mzm. 91:1-2,3-4,14-15ab; Mat. 9:18-26.

Pernah melakukan kesalahan memang tidak menyenangkan. Rasanya sungguh malu dan meresahkan. Perasaan menjadi tidak tenang dan takut. Segala situasi menjadi begitu suram. Dalam keadaan seperti itu, manusia akan dibawa dalam situasi ingin bersembunyi atau kalau bisa lari dan menghilang dari kegelisahan yang ada.

Yakub merasakan dampak kesalahannya memahami berkat Tuhan. Ia harus berlari dan bersembunyi. Ia harus berpisah dari ibunya dan ia kehilangan hubungan baik dengan saudaranya. Namun Tuhan maharahim dan mendatanginya dalam mimpi. Mimpi itu yang meneguhkan dirinya akan Tuhan yang mengunjunginya. Mimpi itu berbuah akan keputusan prnting di dalam hidupnya. Dengan tegas ia pun berani mengatakan " Sungguh Tuhan ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya" (Kej 28:16). Hidupnya kembali dicoba untuk dimaknai.

Lalu?

Santo Bonaventura juga pernah menyampaikan bahwa semakin manusia mengenal dirinya , semakin besar pula rasa kagum pada Allah. Semakin mengenal diri, termasuk juga mengenal kesalahan dan keburukan dirinya. Tidak seharusnya membuat dirinya menjadi semakin kerdil, tetapi sebaliknya merasa bermakna karena Allah yang maharahim.

 

SonyPr

takwa

komentar

team

Selasa, 11 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari V

Broadcast Renungan Harian

===================

Pw. St. Benediktus, Abas (P) 

Kej. 32:22-32; Mzm. 17:1,2-3, 6-7,8b,15; Mat. 9:32-38.

Di awal pelayanan misa streaming di paroki Pulo Mas, tim kami sempat  gelisah dengan komentar -komentar yang masuk di akun Youtube paroki. Tidak semua komentar baik dan mendukung, tetapi ada juga komentar yang perlu dan cenderung memojokkan serta mempersalahkan pelayanan paroki. Di antara kami, muncul perdebatan tentang perlu ditutupnya kolom komentar atau tidak.

Komentar akan selalu hadir kapanpun dan di manapun. Untuk setiap tindakan yang dilakukan, selalu mengundang tanggapan. Dari kagum sampai “nyinyir”, dari bersyukur hingga menjatuhkan. Tindakan penyembuhan yang dilakukan Yesus pun mengundang beragam sikap. Orang banyak merasa takjub, orang Farisi melempar tuduhan. Terhadap aneka tanggapan itupun Yesus mengambil sikap untuk terus melayanai dengan baik dan "bukan sekedar karena ini hanyalah pelayanan".

Lalu?

Terhadap aneka komentar, kita pun bersyukur dan berterimakasih untuk segala masukkan yang diberikan. Untuk beberapa pribadi yang selalu terus menerus mencecar dengan beragam komentar, mari kita pun mendoakan mereka.

Burung pipit terbang lalu terlontar

Jatuh ke bawah tidak meronta

kita bersyukur untuk semua komentar

semoga terus mengembangkan kita 

SonyPr

Kelas dihukum

Rabu, 12 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari VI

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIV (H)

Kej. 41:55-57;42:5-7a,17-24a; Mzm. 33:2-3,10-11,18-19; Mat. 10:1-7.

Karena sebuah keterlambatan masuk, sebuah kelas dihukum oleh guru mereka. Semua anak di kelas itu tidak terkecuali. Mereka dihukum tidak boleh masuk ke dalam kelas. Di luar kelas, tiap anak saling menyalahkan. Mereka saling menuduh satu sama lain sebagai penyebab keterlambatan. Mereka saling mendorong untuk minta maaf kepada guru mata pelajaran itu.

Tidak selalu mudah mengakui kesalahan. Selalu sulit untuk menerima bahwa diri sebagai penyebab kegagalan. Yusuf bernegosiasi mencoba dengan saudara-saudaranya yang datang karena bencana kelaparan. Saudara-saudara Yusuf sebenarnya sudah tahu itu adalah Yusuf. Mereka takut karena saat hendak dibuang,  Yusuf sudah sangat memohon belas kasih kepada mereka (Kej 42:21). Tetapi Ruben bersikap sebaliknya. Ia merasa saudara-saudaranya tidak mau mendengarkan perkataannya saat itu (42:22). Di sisi lain, kita juga memahami situasi Ruben saat itu. Ia tidak kuasa untuk melarang saudaranya yang ingin menyingkirkan Yusuf (Kej 37;22).

Lalu?

Mengakui salah adalah sebuah sikap kebesaran hati. Berani mengakui berarti juga menyelamatkan diri kita yang menyadari bahwa kita butuh orang lain untuk terus bertumbuh.

 

SonyPr

home5

Tangisan  lega

tangisan

Kamis, 13 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari VII

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari biasa, Pekan Biasa XIV (H) 

Kej. 44:18-21,23b-29; 45:1-5;

Mzm. 105:16-17,18-19,20-21; Mat. 10:7-15.

Menangislah bila harus menangis

Karena kita semua manusia

Manusia bisa terluka

Manusia pasti menangis

Dan manusia pun bisa mengambil hikmah

(Air mata-Dewa 19)

 

Ada yang bilang, menangis itu melegakan. Sebuah pertanyaan, kapan terakhir anda menangis? Menangis yang sungguh menangis, bukan karena menonton Drama Korea lalu tanpa sadar air mata mulai membasahi pipi? Banyak hal yang menyebabkan kita menangis; emosi, kesedihan, marah atau bahkan gembira bisa berujung pada tangisan.

Melanjutkan kisah di hari kemarin, Yusuf menangis (kej 42:24). Kita bayangkan apa yang terjadi pada Yusuf, semua perasaan bercampur menjadi satu. Pada hari ini, kembalilah ia menangis dengan keras (45:2). Bahkan digambarkan tangisannya terdengar di seluruh istana. Sungguh terasa besar sekali tangisan itu. Tangisan itu pun masih berlanjut. Yusuf mencium semua saudaranya itu dengan mesra dan ia menangis sambil memeluk mereka. Sesudah itu barulah saudara-saudaranya bercakap-cakap dengan dia (kej 45:15). Tidak terhitung, berapa kali Yusuf menangis. Tangisan itu belum ditambah tangisan awal ketika ia pertama kali dibuang oleh saudaranya (bdk kej 37:12-36).

Lalu?

Tangisan Yusuf, mewakili tangisan manusia yang mengalami hidup dengan pelbagai perkembangan makna. Saat kebaikan Tuhan mampu dilihat, tangisan luka hati akan menjadi sukacita.

SonyPr

ada yang ditunggu

Jumat, 14 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari VIII

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XIV (H)

Kej.46:1-7, 28-30; Mzm.37:3-4,18-19,27-28, 39-40Mat. 10:16-23.

Ketika berdoa bersama dengan anggota keluarga yang sedang sakit keras, kerap kali kita mendengar ungkapan, " bapak/ibu lagi nunggu si A atau B, anaknya yang berada di luar kota...". Demikian pula, ketika ada anggota keluarga yang sudah meninggal, peti belum bisa atau boleh ditutuo karena ada "yang masih ditunggu".

Kedatangan "yang ditunggu", memberikan ketenangan tersendiri. Ketenangan itu menjadi ungkapan kerinduan yang terpenuhi. Yusuf adalah anak yang dirindukan Yakub. Di tengah kegelisahan bahwa mereka semua diminta untuk pindah ke mesir, negri yang tidak mereka harapkan, Yakub masih mampu bersyukur ia masih mampu melihat Yusuf hidup. Sukacita ayahnya menjadi jalan keselamatan bagi saudaranya yang lain. Ia tidak menaruh dendam dan sakit hati. Yusuf justru merancang kebaikan bagi seluruh keluarganya agar bisa tetap hidup (kej 46:31). Kerinduan yakub terhadap Yusuf justru menjadi jalan hidup baru bagi keluarganya.

Lalu?

Mengalami hidup pahit memang menyakitkan. Tetapi yang pahit tidak perlu dibalas dengan sesuatu yang lebih menyakitkan. Peristiwa kepahitan ada kalanya justru menyatukan kita.

 

SonyPr

testimonial
merusak kendaraan
kendaraan

Sabtu, 15 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Novena St. Bonaventura hari IX

Broadcast Renungan Harian

===================

Pw S. Bonaventura, UskPujG (P) 

Kej. 49:29-32; 50:15-26a; Mzm. 105:1-2,3-4, 6-7; Mat. 10:7-15.

Seorang anak meminjam mobil kepada ayahnya. Karena lalai, ia mengalami kecelakaan. Mobil yang iapinjam menabrak kendaraan lain. Tidak ada luka serius, tetapi kendaraan ayahnya rusak. Bemper depan mengalami kerusakan. Ia sangat ketakutan. Ia siap jika ayahnya nanti memarahi. Akan tetapi apa yang terjadi? Ayahnya pulang dan ia melaporkan kejadian itu, yahnya hanay mengatakan "lain kali hati - hati ya?"

 

Kesalahan yang pernah kita lakukan, memang menimbulkan ketakutan. Alih-alih mencari solusi, kita cenderung menyembunyikan kesalahan tersebut. itulah yang juga dialami oleh para saudara Yusuf. Mereka pun merancang kisah wasiat palsu yakub kepada Yusuf agar selamat (kej 50:17). Tetapi akhirnya mereka memilih datang kepada Yusuf ,  "Kami datang untuk menjadi budakmu" (kej 50:18). Ini terasa lebih fair dengan apa yang mereka buat terhadap yusuf. Tetapi, Yusuf justru menenangkan saudaranya (Kej 50:19). Ia merasa bukanlah Allah. Ia punya tugas lain untuk memelihara bangsa ini.

Lalu?

Asumsi kita terhadap hukuman yang akan kita terima, barangkali muncul karena sikap yang biasa kita lakukan terhadap orang lain yang bersalah terhadap kita. Kemampuan melihat rancangan Tuhan akan merubah sikap kita.

 

Selamat Pesta Nama St. Bonaventura

SonyPr

tanah

Minggu, 16 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

===================

HARI MINGGU BIASA PEKAN XV (H) 

Yes.55:10-11;Mzm.65:10abcd,10e-11, 12-13,14; Rm. 8:18-23; Mat. 13:1-23.

Halaman di sekitar gereja Pulo Mas, dipenuhi dengan beragam tanaman. Setahun lalu, tanah dan tanaman hias di sekitarnya diperbaiki. Tanahnya dan beberapa tanaman diganti. Selang setahun berjalan, tanaman itu mulai tumbuh dengan beragam kondisi. Ada yang mulai rimbun, namun ada juga yang rusak dan mati. Kondisi tanah setiap tanaman berbeda-beda, meski semua mendapat bibit yang baik.

Kisah injil (Mat 13) menampilkan cerita tentang benih yang ditaburkan. Benih yang disebar jatuh di beragam kondisi; pinggir jalan, tanah batu, semak duri dan tanah subur. Terhadap beragam kondisi, benih itu ada yang tumbuh, bertahan atau bahkan mati. Untuk bisa bertumbuh dengan baik, benih itu perlu tumbuh di tanah yang baik. Agar tanah itu subur, ia perlu diolah, diberi pupuk dan disiapkan dengan baik. Idealnya, petani akan menaburkan benih yang baik di tanah yang baik. Tetapi Tuhan tidak memilih menaburkan benih hanya di tanah yang baik. Di semua kondisi tanah itu, Tuhan taburkan benih baik.

Lalu?

Kondisi tanah, bisa jadi kondisi hidup kita. Saat hidup penuh dengan masalah, itulah tanah berduru; saat hidup kehilangan arah, itulah tanah batu atau pinggir jalan, saat penuh dengan sukacita dan pengharapan, itulah tanah yang subur. Kondisi tanah seperti apa yang sedang kita alami? Apapun kondisinya, benih yang baik itu tetap ditaburkan kepada kita.

 

SonyPr

home3
Perkembangan
expert-icon2

Senin, 17 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

=================

Hari Biasa Pekan XV (H) 

Kel. 1:8-14,22; Mzm. 124:1-3,4-6,7-8; Mat. 10:34-11:1.

Perkembangan pada umumnya menjadi sebuah cita-cita. Suatu perkembangan menunjukkan adanya kemajuan dan perubahan. Perkembangan teknologi misalnya menghadrikan kemajuan dan peluang baru dalam kehidupan. Perkembangan daerah, menghadirkan kesempatan kehidupan yang lebih baik.

Bangsa Israel mengalami perkembangan di tanah Mesir (Kel 1). Yusuf sudah tidak ada lagi di dalam ingatan mereka. Perkembangan itu menimbulkan harapan bagi Israel. Akan tetapi, sebaliknya menimbulkan kegundahan bagi penduduk setemoat. Israel dilihat sebagai ancaman bangsa. Untuk itu, Dilakukanlah usaha untuk menekan Israel. Anak-anak dimusnahkan, orangtua diberikan kerja paksa.

Lalu?

Apa yang kita lihat dalam sebuah perkembangan? Syukur atas kemajuan ataukah kegelisahan karena kita akan tersingkir?

 

SonyPr

diangkat  dari  air

Selasa, 18 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XV (H) 

Kel. 2:1-15a; Mzm. 69:3,14,30-31,33-34; Mat. 11:20-24.

Sebut saja namanya Bona. Ia tidak pernah menyangka bisa sekolah di sebuah sekolah terbaik di Jakarta. Ibunya telah meninggal hampir sepuluh tahun lalu. Ayahnya meninggalkan dia bersama kakak adiknya. Ia kemudian diterima tinggal di sebuah Panti Asuhan. Karena nilainya baik, dirinya mendapatkan kesempatan mengikuti tes di sebuah sekolah terkemuka. Ia diterima dan saat ini duduk di kelas 11. Nasib baik yang ia terima, tidak membuat dirinya lupa diri. Ia aktif terlibat di sekolah itu dan menjadi kakak pembimbing yang baik di panti asuhan.

Musa diselamatkan dari air. Peristiwa ini menjadi awal kehidupan baik Musa. Ia tumbuh berkembang dan dididik dalam lingkungan keluarga istana. Ia memperoleh jiwa kepemimpinan yang menjadi bekal bagi hidupnya. Berkat yang ia miliki, menumbuhkan juga kepekaan bagi nasib sesamanya. Ia memiliki kepekaan atas nasib mereka yang tertindas. Kesadaran ia yang kemudian memunculkan keberanian mencari jalan keluar bagi sesama yang menderita.

Lalu?

Apakah berkat hidup yang kita terima juga menimbulkan kesadaran dan kepekaan bagi sesama?

 

SonyPr

Musa
zona nyaman
Ibu

Rabu, 19 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

=================

Hari Biasa Pekan XV (H)     

Kel. 3:1-6, 9-12; Mzm. 103:1-2,3-4, 6-7; Mat. 11:25-27

Seorang raja mendapat hadiah dua ekor anak burung Rajawali. Berkat bantuan seorang pelatih, salah satu anak burung itu berhasil dilatih terbang. Tetapi satu burung lainnya rupanya tidak. Beragam upaya sudah dilakukan. Akhirnya seorang petani menawarkan diri untuk melatih terbang dan hasilnya baik. Esok harinya, sang raja melihat burung itu perlahan mulai bisa terbang. Sang raja lalu bertanya, mengapa bisa berhasil. Si petani menjawab, bahwa ia hanya memotong sedikit demi sedikit, dahan yang biasa dihinggapi dengan nyaman.

Kenyamanan sesekali perlu diusik agar hidup pun juga berkembang terus. Kehidupan Musa sudah sangat aman dan nyaman setelah dia berhasil lari dari Firaun dan tinggal di tanah Midian ( kej 3;1). Ia sudah menjadi penggembala domba. Tetapi ternyata Tuhan mengusiknya untuk panggilan hidup yang lain. Ia dituntun bukan untuk menggembalakan domba saja melainkan bangsa Allah yang besar. Musa diminta untuk terlibat dalam perjuangan bangsa; dari kenyamanan diri menuju perjuangan kenyamanan bangsa.

Lalu?

Panggilan Tuhan selalu mengusik kita. Kita berbahagia karena masih mampu mendengar usikan yang menggelitik itu di tengah kenyamanan hidupnu untuk terlibat kepada sesama. 

 

SonyPr

Masa bodo

Kamis, 20 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XV (H) 

Yes. 26:7-9,12,16-19;

Mzm. 102:13-14ab,15,16-18.19-21; Mat. 11:28-30.

"Emang enak..., rasain.. sukurin"  seorang anak terjatuh, lalu temannya melontarkan kata kata di atas. Anak itu lalu dongkol dan kesel, dan akhirnya pulang sambil menangis.

Berhadapan dengan bangsa Israel yang mengalami kesulitan, Musa tidak “masa bodo”.  Panggilan Tuhan untuk mengeluarkan bangsanya, menghadirkan respon positif untuk Israel. Musa tidak membiarkan Israel kehilangan hidup. Musa sadar, dia pun juga mengalami kesulitan yang tidak kalah besarnya dengan bangsa Israel namun tidak menyurutkan kepeduliannya.

Di dalam injil, Terhadap kita  yang sedang mengalami kesulitan, Yesus mengatakan, "Marilah datang kepada-Ku, kalian yang letih lesu dan berbeban, aku akan memberikan kelegaan bagi-Mu." (Mat 11:28). Syukurlah Yesus tidak mengatakan "emang gue pikirin..", meski kita kadang tidak memikirkan Yesus.

Lalu?

Datang kepada Yesus, memikul bersama, agar mendapat makna dan arti tentang kehidupan.

 

SonyPr

i don't care
Permainan
Bermain

Kamis, 27 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

=================

Hari Biasa Pekan XVI (H)     

Kel.19:1-2,9-11,16-20b;

MT Dan. 3:52,53,54,56; Mat. 13:10-17.

Permainan itu mengasyikkan. Sewaktu kecil kita disuguhi dengan bermacam aneka permainan, bahkan sampai sekarang pun mungkin kita masih menyukai beberapa permainan. Saat mencoba pertama kali permainan itu, katakanlah bermain kelereng, layangan atau game online saat ini, mungkin awalnya kita kesulitan atau sering kalah. Lambat laun, kita menjadi terampil atau bahkan mencurangi lawan kita. Hal itu bisa terjadi, karena kita sudah terampil dan bahkan mengetahui cara bermainnya. Kemudaha, tidak terjadi begitu saja.

Cara-cara mudah, tidak diberikan oleh Yesus begitu saja di dalam kehidupan ini. Pemahaman mengetahui rahasia kerajaan Allah, merupakan. proses yang terus berjalan seiring kebersamaan kita dengan Yesus. Pengajaran diberikan Yesus dengan perumpamaan. Warta disampaikan dengan demikian, supaya para murid terlibat dengan misteri yang dirayakan. Bagi Yesus, hal ini sudah cukup beralasan. Para murid sudah diberikan karunia untuk melihat, mendengar dan mengerti yang berbeda dengan orang lain. Dengan kemampuan yang lebih itu, para murid diharapkan memiiki kepekaan dan kecepeatan bertindak dalam menanggapi situasi yang ada di sekitarnya.

Lalu?

Kita adalah bagian dari para murid. Karunia yang sama juga kita miliki. Kita bukan pengamat misteri Allah, melainkan pelaku di dalamnya. Kita latih dan kembangkan sehingga kita mampu bersikap responsif dan  peka terhadap sesama. 

 

SonyPr

tahun ajaran baru

Jumat, 28 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Biasa Pekan XVI (H) 

Kel.20:1-17; Mzm.19:8,9,10,11;

Mat. 13:18-23. 

Tahun Ajaran Baru dirayakan dengan penuh rasa syukur. Beberapa sekolah, menyambutnya dengan misa pembukaan tahun ajaran baru.Satu tahap dalam kehidupan, telah dilewati lagi oleh anak-anak; ada yang naik kelas atau lulus dan melanjutkan di jenjang berikutnya. Masa sulit menempuh pergantian tingkat sudah dilalui. Saat ini mereka berhasil dan siap memulai yang baru. Namun, bukan berarti mereka bisa santai. Tantangan baru, siap menyambut mereka.

Di Gunung Sinai, Tuhan Allah menyampaikan rasa syukur kepada bangsa Israel karena telah keluar dari tanah perbudakan Mesir (Kel20:1). Rasa syukur itu diungkapkan Allah dengan membuat ikatan perjanjian antara Allah dengan umat kesayanganNya. Hukum dibuat tidak untuk mengekang kebebasan mereka. Perjanjian dibuat agar masing-masing pihak saling memahami tanggung jawab yang diberikan. Dengan itu , Allah pun juga menjamin kehidupan bersama.

Lalu?

Syukur atas rahmat "pembebasan" di setiap fase kehidupan kita. Allah terus menjamin kehidupan ini dengan terus membangun tatanan yang bergina bagi kita.

 

SonyPr

photo-praying-cute-child-in-a
sahabat yesus
Sahabat Yesus

Sabtu, 29 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

=================

Pw. st. Marta, Maria dan lazarus (P)     

1Yoh. 4:7-16;Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9,10-11;

Yoh. 11:19-27.

Jika melihat kalender liturgi atau buku perayaan yang lama, kita akan melihat bahwa pada tanggal ini hanya disebut sebagai Peringatan Wajib Santa Martha. Perubahan terjadi pada tahun 2021.  Paus menetapkan perubahan pada perayaan ini, menjadi Peringatan Wajib Santa Marta, Maria dan Lazarus. Ketiganya menjadapat gelar sahabat Yesus. Penegasan ini menjadi sangat penting. Perjalanan karya Yesus rupanya diiringi oleh para sahabat.

Sahabat-sahabat Yesus adalah pribadi yang selalu hadir menyambut kedatangan Tuhan. Martha dan MAria menyambut Yesus saat Yesus datang ke Bethania. Mereka berdua menjadi sahabat Yesus dalam suka duka, dan mungkin teman curhat. Mereka tidak sekedar menyambut. Kedatangan Yesus sungguh dipersiapkan dengan baik. MArtha dan Maria hadir sebagai tuan rumah yang baik. Ikatan kasih tumbuh bersama di antara mereka. Melalui Yesus, mereka mampu mengenal Allah.

Lalu?

Apa yang kita lakukan utnuk terus menjadi sahabat Yesus?

 

SonyPr

death cleaning

Minggu, 30 Juli 2023

Paroki Pulo Mas - St Bonaventura

#Satukanhati #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

===================

Hari Minggu VII (H) 

Raja 3:5.7-12; Mzm 57.72.76-77. 127-130; Rom 8:28-30; Mat 13:44-52.

Ada banyak gaya hidup untuk mengembangkan kebahagiaan. Salah satunya dikembangkan Masyarakat Swedia. Tehnik ini dalam bahasa Inggris dikenal dengan Death Cleaning, "pembersihan kematian". Terasa menyeramkan istilah yang diperkenalkan Marie Kondo ini. Kegiatan ini menyangkup pembersihan dan mengatur rumah sebelum kematian menjemput. Tujuannya, mengurangi tugas kerabat dalam membersihkan barang-barang yang ditinggalkan. Dalam kegiatan berkala  ini, kita menyortir barang-barang yang menurut kita sudah tidak diperlukan. Memilih barang-barang yang mendukung dan penting bagi hidup.

Perumpamaan tentang harta terpendam di ladang (mat 13) mengundang kita untuk merenungkan pertanyaan "apa yang paling bernilai di dalam hidupku?" Genggaman tangan manusia sangat terbatas, maka manusia tidak bisa memiliki segala-galanya. Perumpamaan mengajarkan bahwa perjumpaan dengan Kristus menjadikan yang lain menjadi bernilai di bawahnya. Kerajaan Allah tidak bernilai harganya, sehingga sukcita yang besar itu tidak bisa terbayar dengan apapun. Untuk itu dibutuhkan sebuah komitmen untuk berani menanggalkan hal lain demi Kerajaan Allah.

Lalu?

Bersama Kristus adalah kebahagiaan yang sejati. Adakah hal yang berani kita tanggalkan demi kebahagiaan itu?

 

SonyPr

takwa
taman kota
Sahabat Yesus

Senin, 31 Juli 2023

#Satukanhati  #46Tahun 

Broadcast Renungan Harian

=================

Pw. St. Ignasius dr Loyola, Im (P)     

Kel. 32:15-24,30-34; Mzm. 106:19-20,21-22, 23;

Mat. 13:31-35. 

Area di sekitar jalan Pulo Mas Raya terkenal dengan kerindangan pohonnya. Suasana tersebut membuat udara di sekitarnya terasa sejuk di pagi hari. Petugas dari dinas pertamanan secara rutin merapikan tanaman dan pohon yang ada. Area itu pun menjadi asri. Tidak heran kalau di kawasan ini sering dijumpai orang yang berolah raga.

Perumpamaan tentang biji sesawi mengingatkan kepada kita tentang pertumbuhan di dalam kehidupan ini. Pertumbuhan itu berawal dari sesuatu yang kecil. Yang kecil ini terus berkembang dan memberikan pengaruh baik bagi dirinya sendiri maupun bagi lingkungan di sekitarnya. Biji yang kecil berkembang menjadi sebuah tanaman yang besar "sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya " (Mat13:32). Ragi yang kecil diaduk dalam sebuah adonan, mengembangkan roti (bdk mat 13:33).

Lalu?

Bersyukurlah untuk keberadaan diri kita. Apapun kondisinya, kita tetap bermakna dalam kehidupan bersama

 

SonyPr