Boardcast Renungan Harian | Paroki Pulo Mas | #SatukanHati | St. Bonaventura
Gank sepi
Kamis, 25 Mei 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Kamis Paskah VII
Kis 22:30;23:6-11
Mazmur 16:1-2a,5-11; Yoh 17:20-26
Sore itu saya berkeliling naik sepeda di kawasan Kampung Ambon
hingga Rawamangun. Saya bersepeda keluar masuk gang di kawasan itu. Dua
pemandangan saya dapati. Ada gang yang sepi, tetapi ada juga yang ramai, penuh
dengan anak bermain. Bermain bersama menjadi dunia khas anak. Dari permainan,
anak belajar kebersamaan, belajar menghadapi masalah, belajar mencari solusi,
belajar mensyukuri kemenangan, pun menerima kekalahan. Permainan, menyatukan
anak-anak.
Injil hari ini masih mengumandangkan doa Yesus. Seruan untuk
bersatu masih menjadi pokok doa dari Yesus, terlebih di antara orang yang
percaya. Yesus pun memohonkan agar kita yang bersatu selalu dipelihara Allah
Bapa. Berkali-kali juga Yesus menyatakan tujuan persatuan ini, “agar dunia
tahu...(bdk. Yoh 17:20,21,23). Puncak dari doa mohon kesatuan ini adalah “supaya kasih yang Engkau berikan ini ada di
dalam mereka dan Aku di dalam mereka.”(Yoh 17:26). Semangat ini diwarisi oleh
Paulus di dalam bacaan pertama. Keyakinan pemeliharaan ilahi menjadi landasan
kesaksian dan pewartaan Paulus.
Lalu?
Allah memelihara persatuan dalam hidup kita. Ia memberi daya
untuk mewartakan dalam persatuan denganNya.
Salam,
SonyPr
opsi
Jumat, 26 Mei 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Paw S. Filipus Neri, Im (P) Kis.25:13-21;Mzm.103:1-2,11-12,19-20b; Yoh.21:15-19.
Hidup manusia tidak akan pernah dilepaskan dari beragam
pilihan. Pilihan menjadi jalan untuk sebuah keputusan berikutnya. Besar atau
kecil, setiap keputusan akan memberi dampak kehidupan. Masalahnya, membuat
keputusan, tidak selalu mudah. Apalagi kalau keputusan itu, berdampak bagi
kehidupan orang lain. Dengan beragam opsi yang ada, seseorang membutuhkan
kebijaksanaan dalam memutuskan.
Dalam bacaan pertama, Raja Agripa mendapatkan berita dari
Festus tentang perkara yang menimpa Paulus. Festus menyampaikan, bahwa dia
sendiri tidak mendapatkan kunci dasar atas perkara yang menimpa Paulus. Akan
tetapi, tekanan publik justru menimbulkan keraguan dalam diri Festus. Berbeda
dengan Festus, Raja Agripa justru ingin mendengar langsung dari Paulus. Paulus
pun mendapat kesempatan untuk membela diri.
Lalu?
Keputusan yang baik, bukan sekedar memilih opsi. Pertimbangan yang matang, berkembang dari sebuah
latihan yang berkelanjutan. Dibutuhkan sebuah kejernihan hati.
SonyPr
hadir
Senin, 29 Mei 2023
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw SP Maria Bunda Gereja (P)
Kej.3:9-15,20; Mzm. 87:1-2,3,5,6-7; Yoh.19:25-34.
“Saya hadir”, ungkapan ini kerap kita dengar dalam sebuah
upacara pelantikan. Pada saat itu, mereka yang akan dilantik, sebelum bagian
inti upacara pelantikan, akan dipanggil namanya. kehadiran menunjukkan
keberadaan dan peran mereka.
Hari ini Gereja memperingati peringatan Maria Bunda Gereja.
Peraayaan ini baru disahkan Paus Fransiskus pada 11 Februari 2018. Bunda Maria
ikut melahirkan Gereja Kristus. Maria melahirkan Kristus yang adalah sumber
kehidupan. Maria menyemupunakan arti kata “hawa”; ibu dari segala yang hidup”
(kej3:20). Sebagai Bunda Gereja , Maria juga Bunda Kristus. Maria selalu hadir
bersama Kritus hingga wafatNya. Kini Maria terus hadir bersama GerejaNya.
Lalu?
Maria juga bunda kita anggota Gereja. Dalam
Suka dan duka, Maria bersama Kristus hadir di dalam hidup
kita. Bagaimana dengan kita, apakah kita juga menghadirkan diri bersama
Kristus, Gereja dan BundaNya?
SonyPr
segalanya uang
Selasa, 30 Mei 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan VIII (H)
Sir.35:1-12; Mzm. 50:5-6,7-8,14,23; Mrk.10: 28-31.
Saat sedang mengantri, seseorang yang datang jauh setelah
kami, tiba-tiba dipanggil. Tak lama dari itu, ia terlihat pergi ke luar ruangan
dengan seluruh berkasbyang diperlukan. “Kalau ada uang, bisa cepet”, seorang
yang duduk dekat kami melontarkan kalimat itu. Dengan uang, seolab segala
persoalan segera beres.
Seolah uang bisa membeli segalanya. Pikiran para murid pun
terkontaminasi dengan kepemilikan harta ini. Uang dan harta tidak bisa
digunakan untuk membeli keselamatan Tuhan. Bagi para murid, seolah dengan
“memberikan” segala hartanya kepada Tuhan dan mengikutiNya, mereka dapat
menuntut keselamatan Tuhan. Tetapi Tuhan menjawab, bahwa para murid akan
menerima 100 kali lipat meski disertai penganiyaan dan akan mendapat jaminan
hidup kekal. Semuanya adalah karunia yang diberikan Allah.
Lalu?
Jangan menyuap Tuhan, karena Tuhan kita tidak memihak ( bdl sir 35:12). Persembahkan syukur kepada Tuhan, tanpa perlu menuntutNya.
SonyPr
bergegas vs tergesa
Rabu, 31 Mei 2023
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pesta St. Perawan Maria mengunjungi Elisabet (P)
Zef 3:14-18 atau Rm 12:9-16b; MT Yes 12:2-3.4-bcd.5-6; Luk 1:39-56.
Mendengar ada frater yang terlibat kecelakaan, seorang teman
langsung bereaksi. Ia segera mengambil motor di garasi dan meluncur ke tempat
kejadian. Tak lama ia menelpon, teman yang kecelakaan tidak ada di tempatnya.
Rupanya ia terlalu tergesa, tidak mendengar info lanjutan bahwa teman yang
kecelakaan sedang dalam perjalanan ke biara.
Mendengar kabar tentang saudarinya, Maria bergegas namun
tidak tergesa-gesa. Maria mendengar dengan seksama apa yang disampaikan
malaikat Tuhan tentang kabar saudarinya. Di satu sisi, Maria sedang terkejut
dengan kabar untuk dirinya. Ia tidak membiarkan dirinya lumpuh dan hanya diam.
Kristus sudah hadir secara nyata di dalam dirinya maka ia percaya bimbingan
Kristus baik bagi dirinya maupun yang menuntunnya kepada sesama. Kehadiran
Kristus di dalam hidupnya, mengarahkan Maria untuk berbuat sesuatu.
Lalu?
Sebulan ini kita terus bertekun dalam doa kepada bunda
Maria. Maria hadir bersama putraNya Yesus di dalam diri kita. Ia sudah hadir,
mari bergegas.
SonyPr
wisata alam
Kamis, 1 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw S. Yustinus, Mrt (M)
Sir.42:15-25; Mzm.33:2-3,4-5,6-7,8-9; Mrk.10:46-52.
Alam merupakan sebuah kekayaan yang dimiliki suatu daerah.
Pengelolaan yang tepat, akan memberikan kontribusi besar bagi sebuah daerah.
Wisata alam, menjadi salah satu fenomena atas kepekaan potensi sebuah daerah.
Akan tetapi potensi ini tidak bisa berdiri sendiri. Perlu didukung kerjasama
lintas sektor. Sebagaimana alam, tidak akan tampak indah kalau hanya ada satu
pohon yang dilihat.
Refleksi kitab Putra Sirakh, mencoba merenungkan keagungan
kemuliaan Tuhan (42:25). Kemuliaan Tuhan justru terpancar dari kebaikan
-kebaikan yang muncul dari setiap ciptaan. Setiap kebaikan bernilai bagi yang
lain bahkan menguatkan kebaikan yang lainnya. Tidak ada kebaikan yang hanya
baik bagi dirinya sendiri. Tidak heran kitab PUtra sirakh berani mengatakan
“tidak ada sesuatu yang Ia diciptakanNya kurang lengkap, yang satu menguatkan
kebaikan yang lain”( sir 42:24).
Lalu?
Dengan kenyataan itu, masih pantaskah kita bersombong dengan
kebaikan diri?
SonyPr
Tidak berbuah
Jumat, 2 Juni 2023
#Satukanhati | #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan VIII (H)
Sir.44:1,9-12;
Mzm.149:1-2,3-4,5-6a,9b;
Mrk.11:11-26.
Anda suka bercocok tanam? Mungkin salah satu yang ditanam
adalah tanaman buah-buahan. Betapa senangnya kalau tanaman yang kita tanam
menghasilkan buah. Bahkan sebelum
berbuah kita sudah mengamati. Baru muncul bakal bunganya saja kita sudah
senang. Tetapi sebaliknya, bila pohon itu tidak berbuah, si pemilik akan merasa
kesal.
Kisah Injil hari ini yang cukup panjang terdiri dari dua
kisah; Kutukan Yesus terhadap pohon ara dan kisah Yesus membersihkan Bait
Allah. Tema yang hendak diangkat Yesus di dalam kesatuan kisah ini adalah
gambaran tentang bagaimana seseorang menyambut Tuhan dan di dalam dirinya dan
kemudian menghasilkan buah. Pohon ara yang tidak berbuah itu dikutuk oleh
Yesus. Pohon ara digunakan untuk menunjuk status Israel di hadapan Allah (yer
8:13, Hos 9, Mika 7:1-6). Kematian pohon ara sering dihubungkan dengan saat
penghakiman (Hos 2:12). Tindakan Yesus terhadap bait Allah, merupakan reaksi
dan kritikNya terhadap kemegahan bait Allah. Apalah arti keberadaan Bait Allah,
jika tidak menghasilkan buah.
Lalu?
Kutukan Yesus memang terbukti kebenarannya, sekembali dari Bait Allah , pohon ara itu sudah mengering. Kepada kita jangan hanya berhenti pada kutukan Yesus. Percayalah kepada kekuatan perkataan Kristus. Mari usahakan penyucian itu.
SonyPr
tidak tahu
Sabtu, 3 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati | #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Paw S. Karolus L wanga dkk, Mrt (M) Sir.51:12-20;
Mzm.19:8,9,10,11; Mrk.11:27-33.
Mengatakan tidak tahu, bisa menjadi hal mudah ataupun
menjadi hal sulit. Menjadi mudah apabila bertujuan untuk menghindari tanggung
jawab. Dengan demikian, dalam situasi tersebut pihak lain dapat dipersalahkan.
Dengan berpura-pura tidak tahu, seseorang berharap tidak mendapat teguran.
Menjadi sulit, jika di dalam keadaan di mana seseorang sebenarnya memiliki banyak pengetahuan, akan tetapi memutuskan untuk mengatakan tidakbtahu demi menghindari konflik yang lebih besar. Ia mengatakan tidak tahu, demi mengurangi persoalan pihak-pihak yang saling merasa benar.
Orang Farisi dan imam kepala memilih mengatakan tidak tahu
terhadap pertanyaan soal baptisan yang diberikan oleh Yesus. Mereka memilih
cari aman ketika sadar bahwa sebenarnya mereka sudah salah namun masih bejuang
untuk merasa dirinya benar. Mereka tidak bisa menjawab pertanyaan Yesus,
padahal sebelumnya mereka sudah semangat untuk menangkap Yesus.
Berbeda dengan bacaan pertama dari kitab putra Sirakh (sir 51). Ada penyesalan karena kurang pengetahuan akan kebijaksanaan. Ketidaktahuan, menjadi jalan untuk menemukan kebijaksanaan dan pengetahuan yang lebih tinggi.
Lalu?
Ketidaktahuan yang pertama merupakan sumber kelicikan,
kesombongan dan keegoisan. Ketidaktahuan yang kedua adalah kerendahanhati.
SonyPr
Jujur malah hancur (?)
Selasa, 6 Juni 2023
#Satukanhati | #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan IX (H)
Tb.2:10-23; Mzm. 112:1-2,7bc-8,9; Mrk.12: 13-17.
Seorang siswa pernah mengatakan kepada saya bahwa ia terpaksa mencontek. Sebenarnya ia sudah tidak mau, tetapi teman-teman sekelasnya mencontek semua. Ia tidak mau dimusuhi teman sekelasnya gara-gara tidak mau ikut menyontek. Ia tidak mau kejujurannya menjadi bumerang bagi dirinya.
Tobit terus berusaha hidup jujur dan saleh. Kenyataannya secara bertubi ia mengalami kesusahan. Kesusahannya sampai mengganggu rumah tangganya. ia mendapat ejekan istrinya " apalah artinya kebajikanmu?" dan menjadi buta. Yesus dalam Injil mengalami hal yang kurang lebih sama. Keteguhannya dalam kebenaran, membawanya pada berbagai ancaman. Yesus tetap berpegang pada kebenaran.
Lalu?
Tobit maupun Yesus justru tampil cemerlang dalam kesulitannya di dalam kehidupan. Apakah di tengah beragam kesulitan, kita mampu tetap tampil cemerlang?
SonyPr
Asmodeus
Rabu, 7 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati | #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan ix (H)
Tb.3:1-11a,13,16-17; Mzm..25:2-4a,4b-5ab,6- 7bc,8-9; Mrk.12:18-27.
Nama ini terdengar dalam film "The Pope's Exorcist". Ia adalah seorang iblis tingkat tinggi. Di dalam film itu, iblis ini menjadi sangat mengejutkan karena bisa mengetahui identitas Pastor Gabriel. Asmodeus bukan sembarang Iblis. Ia dianggap sebagai iblis yang melambangkan dosa napsu manusia.
Nama Asmodeus muncul di dalam kisah Tobit hari ini. Ialah yang membunuh semua laki-laki Sara. Sara pun hampir bunuh diri karena mendengar cibiran salah satu pelayan. Tetapi untunglah ia berubah pikiran. Doanya membimbing dirinya. Allah mengutus malaikat Rafael. Asmodeus tidak berdaya lagi. Sara mendapat suami dari Tuhan, Asmodeus sudah tidak berdaya lagi.
Berbeda dengan bacaan pertama dari kitab putra Sirakh (sir 51). Ada penyesalan karena kurang pengetahuan akan kebijaksanaan. Ketidaktahuan, menjadi jalan untuk menemukan kebijaksanaan dan pengetahuan yang lebih tinggi.
Lalu?
Sikap Sara dan Tobit menjadi tantangan bagi orang di dalam menghadapi kesulitan. Mampukah tetap berdoa jika situasi hidup tidak menentu?
SonyPr
jarak
Kamis, 8 Juni 2023
#Satukanhati | #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan IX (H)
Tb.6:10-11; 7:1.6.8-13; 8:1.5-9; Mzm. 128:1-2.3.4-5; Mrk.12: 28b-34.
Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.
Mari bicara soal jarak.
Dalam Satuan Internasional, jarak adalah besaran panjang. Dalam fisika, jarak adalah lintasan antara objek X dengan objek Y. Dalam masa pandemi, jarak adalah cara hidup yang membuat kita tidak terpapar Covid-19. Kemudian muncullah istilah work from home, social distancing, dlsb. Oleh karena itu, dilihat dari beberapa pengertian di atas, ‘jarak’ menjadi ukuran seberapa jauh dan dekat kita terhadap sesuatu di luar diri kita.
Yesus mengatakan: Engkau tidak jauh. Ukuran tidak jauh itu bukan ukuran satuan internasional yang akurat dihitung dalam meter atau kilometer. Dalam pengertian Yesus, jauh-dekatnya itu ditentukan oleh apa yang menjadi prioritas dalam hidup kita. Kalau prioritas kita adalah kasih, maka itu jugalah yang akan membuat kita dekat dengan kasih Bapa dan kasih sesama.
Berkaca dari bagian-bagian sebelum Mrk 12:34, banyak orang Saduki yang prioritasnya bukan kasih. Mereka lebih sibuk perihal menghitung pajak untuk kaisar (ay. 14), perihal kawin (ay.20), dan perihal kuasa Yesus (11:28), dlsb. Maka, apa yang menjadi prioritas kita dalam hidup?
Fr. Arfin
Katarak
Jumat, 9 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati | #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan IX (H)
Tb.11:5-14; Mzm.146:1-2abc,7,8-9a,9bc-10;
Mrk.12:35-37.
Katarak merupakan salah satu gangguan yang terjadi pada manusia. Paparan sinar Ultraviolet langsung dari sinar matahari dapat menjadi satu sebab terjadinya gangguan ini (jec.co.id). Kabarnya indonesia menempati peringkat tertinggi Asia Tenggara, penderita katarak. Dengan keadaan seperti ini, di Indonesia cukup banyak dilakukan bakti sosial untuk pengobatan penyakit katarak ini.
Bacaan pertama bacaan hari ini. masih mengisahkan Tobit yang mengalami ganguan pada selaput matanya. Malaikat Rafael mengatakan kepada Tobia bahwa ayahnya akan sembuh dari penyakitnya, ia akan melihat cahaya kembali. penyembuhan dilakukan oleh Tobia, anaknya. Tobit pun sembuh dan berbahagia. Ia bisa melihat anaknya kembali.
Lalu?
Tobit tidak hanya bersyukur atas kesembuhannya. Ia menunjukkan imannya yang besar. “Terpujilah Allah, terpujilah nama-Nya yang besar, terpujilah para malaikat-Nya yang kudus. Hendaklah nama Tuhan yang besar ada di atas kita dan terpujilah hendaknya segala malaikat untuk selama-lamanya. Sungguh aku telah disiksa oleh Tuhan, tetapi kulihat anakku Tobia!” (Tb 11:14). Ada derita dan kemalangan, namun mereka tetap percaya pada pertolongan Tuhan.
SonyPr
integritas
Senin, 19 Juni 2023
#Satukanhati | #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XI (H)
2Kor.6:1-10; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,; Mat.5:38-22.
Integritas yang diperjuangkan oleh seseorang akan selalu
dihadapkan dengan tantangan besar. Hal buruk dari orang yang terduga terkadang
menjadi kejutan dalam memperjuangkan integritas. Sebuah usaha yang dibangun,
seketika bisa hancur karena isu miring yang dihembuskan pesaing.
Berhadapan dengan situasi tersebut, dua sikap akan dihadapkan. Pertama, kibarkan dendam “mata ganti mata, gigi ganti gigi” (Mat 5:38). Kedua, jangan membuat sia sia kasih karunia Allah (2kor 6:1). Tentang yang kedua, Paulus mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan kerahiman Allah yang sudah diberikan. Tantangan kita menunjukkan jati diri sebagai pelayan Allah. Kekuatan kabar gembira adalah kekayaan pengikut kristus.
Lalu?
Perjuangan di dunia memang keras,tetapi menghadapi perjuangan yang keras itu, tidak perlulah bermain dengan kekerasan. Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dariNya (mzm 98:3)
SonyPr
diakon
Selasa, 20 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan IX (H)
Hari Biasa Pekan XI (H) 2Kor.8:1-9;Mzm.146:2,5-6,7,8-9a;
Mat.5:43-48
Pada 19 juni 2023 ini, Fr Arfin mendapat anugerah tahbisan
diakon dari Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo. Diakon adalah
tingkatan tahbisan terbawah. Ini adalah jenjang imamat pertama sebelum mereka
ditahbiskan sebagai imam. Mereka adalah orang-orang yang ditumpangi tangan
untuk sebuah tugas pelayanan. Dalam pelayanannya, para diakon mengabdikan diri
dalam liturgi, sabda dan amal kasih dalam persekutuan para uskup dan para
imamnya. Mereka mendapatkan kewenangan dalam menerimakan baptis, menjadi saksi
resmi perkawinan, mengajar dan memimpin ibadat lainnya. Dalam pelayanan itu,
ditekankan kepada mereka untuk bertindak dengan penuh belaskasih sesuai kebenaran Tuhan yang telah
menjadi hamba bagi setiap orang (St. Polikarpus).
Tugas “diakon” sendiri merupakan tugas Gereja. Gereja ambil
bagian dalam semangat Diakonia sebagai tindakan kasih Allah. Tindakan kasih itu
dihadirkan dalam kehidupan jemaat. Paulus mencontohkan umat di Makedonia yang
kaya dalam kemurahan kasih meskipun miskin, hidup dalam derita dan pencobaan.
Demikian juga Paulus mengajak jemaat Korintus untuk kaya dalam pelayanan kasih
sebagaimana mereka pun telah kaya dalam iman, perkataan dan pengetahuan.
Lalu?
Karena itu kalian harus sempurna sebagaima Bapamu di surga sempurna adanya (Mat 5:48). Semoga kita terus menjadi cermin kasih Allah.
SonyPr
Kekayaan
Rabu, 21 Juni 2023
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XI (H)
2Kor.9:6-11; Mzm. 112:1-2,3-4,9; Mat.6:16-18.
Kebanyakan orang berbicara kekayaan selalu menyangkut apa
yang mereka miliki, ada barang yang dipunya, disimpan dan syukur kalau bisa
dilhat oleh orang lain. Istilah Crazy Rich, “sultan”, “orang Kaya Baru”,
fenomena Flexing, muncul dari dinamika memaknai kekayaan ini.
Sebagai umat beriman, adakah kekayaan kita. Pertanyaan ini
menjadi gema yang disuarakan oleh Paulus kepada jemaat di Korintus. Secara
khusus, pada hari ini, Paulus menyampaikan secara spesifik “Allah sanggup
melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa
berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai
kebajikan”( 2kor 9:8). Tentang kecukupan dan kekayaan itu, Paulus menyebut ada
3 hal besar yang dimiliki yakni dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan
(2 Kor 8:7). Kekayaan inilah yang
dikembangkan oleh st. Aloysius Gonzaga . Di dalam hidupnya dia
menghayati 4 devosi; devosi kepada sengsara Kristus, devosi kepada Bunda Maria,
devosi kepada Sakramen Mahakudus, dan devosi kepada para malaikat.
Lalu?
Menghayati semangat yang dijiwai Aloysius Gonzaga, doa dan kerendahan hati mengembangkan pengetahuan, pengetahuan membimbing dalam kata dan kebijaksanaan. Inilah kekayaan kita.
SonyPr
setia
Kamis, 22 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan IX (H)
2Kor 11:1-11;Mzm.111:1-2,3-4,7-8;
Mat.6:7-15
Seorang anak merengek kepada kakaknya. Ia terlihat marah.
Anak ini kesal, sejak tadi kakaknya menggodanya. Kakaknya berpura-pura hendak
minta gendong mamanya. Adiknya cemburu dengan kakaknya.
Dalam bacaan hari ini, Paulus mengatakan dirinya cemburu. Ia
merasa cemburu bukan karena ada yang bisa melayani dengan lebih hebat dari
dirinya. Atau ia cemburu karena orang lain lebih populer dari dirinya. Tidak,
bukan karena itu ia cemburu. Paulus tidak mencari keuntingan sedikit pun dari
pelayanannya. Paulus justru cemburu karena mendengar bahwa jemaat Korintus
dengan mudah disesatkan oleh guru-guru palsu. kecemburuannya dilandasi oleh
kasih ilahi kepada Allah.
Lalu?
Dalam segala hal, kita berjuang untuk tidak mendua. Semoga
SonyPr
aku lemah, aku malu (& takut)
Jumat, 23 Juni 2023
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XI (H)
2Kor.11:1-11; Mzm. 111:1-2,3-4,7-8; Mat.6:7-15.
Siapa sih yang mau diketahui kelemahannya. Tidak seorang pun
ingin diketahui bahwa dirinya lemah, meski kita semua sadar semua orang punya
kelemahan. Kita bisa minder, malu, atau insecure ketika apa yang kita tampilkan
memperlihatkan kekurangan dalam diri kita. Tetapi, ada pula rkstrim yang lain.
Dengan kekurangan yang ia miliki, ia mencari pengecualian untuk tidak repot,
tidak bisa membantu dan terlibat.
Dalam situasi itu, baiklah kita bisa belajar bersama Paulus.
Ia mengatasi orang-orang yang mencoba menampilkan kemegahan atas dirinya.
Paulus tidak takut dan berkecil hati dirinya dikatakan memiliki kekurangan.
“Aku dipenjara, dilempari batu, sering diancam, menghadapi bahaya lainnya,
direndahkan dll. Ajakan Paulus adalah berdamai dengan kelemahan.
Lalu?
“Jika bermegah, maka aku bermegah dalam kelemahanku” (2kor
11:30). Sebagai ciptaan, kita adalah lemah. Tetapi Allah yang maha sempurna
memberikan diri kepada kita agar kita menjadi selalu bergantung pada
kesempurnanNya.
SonyPr
tujuan hidup
Sabtu, 24 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Raya Kelahiran S. Yohanes Pembaptis (P)
Yes.49:1-6; Mzm.139:1-3,13-14ab,14c-15; Kis.13:22-26; Luk.1:57-66,80.
The purpose Driven life, menjadi salah satu buku rohani terkenal. Rick Warren, sang penulis , merefleksikan sebuah pertanyaan “apa yang menjadi tujuan hidup saya? Apa yang menggerakka hidup saya”. Ia merefleksikan selama bertahun tahun hidupnya. ia merasa digerakkan oleh sesuatu keliru; rasa bersalah, kebencian, ketakutan, barang-barang materi, kebutuhan untuk diterima. Ia pun terus mengolah itu dan akhirnya menemukan ada 5 tujuan yang menjadi penggerak kehidupan kita; 1. Menjadi kesukaan Allah, 2. Terus belajar mencintai sesama (menjadi keluarga Allah),3.serupa dengan Kristus, 4. Melayani dan memberi, 5. Mewartakan cinta Tuhan.
Hari Raya kelahiran Yohanes pembaptis menjadi sebuah hari
besar yang juga membantu kita untuk merenungkan tujuan keberadaan kita di
tengah dunia ini. Lewat kelahiran Yohanes, Allah ingin menyerukan kehidupan
yang sungguh dirancang dengan sangat baik. Elisabeth dan Zakaria dipercaya
Tuhan dengan buah kelahiran Yohanes. tangan Tuhan pun sungguh menyertai mereka.
Melalui Yesaya, Allah menyampaikan pesan bahwa Ia akan membuatnya menjadi
terang bagi bangsa - bangsa, supaya keselamtan sampai ke ujung bumi (yes 49:6).
Lalu?
Tidak ada hidup yang berlalu begitu saja, tidak ada hidup yang berjalan secara kebetulan. Semua dalam rancangan dan rencana keselamatan. Mari kita hidupi hidup ini.
SonyPr
self image
MINGGU, 25 Juni 2023
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
HARI MINGGU BIASA PEKAN XII (H)
Yer. 20:10-13; Mzm. 69:8-10,14,17,33-35 Rm. 5:12-15; Mat. 10:26
Seorang dosen mengamati mahasiswa mahasiswa yang lulus dari tempatnya mengajar. Yang ia lihat, setelah lulus, ada yang berhasil sukes namun ada yang tidak. bahkan ia mengamati, tidak semua yang mendapat nilai jelek, banyak masalah, ekonomi rendah selalu gagal di dalam hidupnya. Begitu juga sebaliknya. Enam tahun ia mengamati, ia pun menemukan bahwa self image sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan. Self image merupakan pandangan pribadi seseorang mengenai diri sendiri. Setiap orang memiliki citra diri masing-masing. Mereka yang memandang diri negatif, cenderung berfokus pada kelemahan, kekurangan, kegagalan, ketidakmampuan. Mereka yang memandang diri positif akanterus melihat peluang dan relasi yang dapat dikembangkan dalam hidup.
Dalam hidup beriman, mereka yang memiliki self image positif akan berhasil dalam menjalin relasi dengan Tuhan dan sesama. Injil hari ini, rupanya mengajak para murid untuk memiliki self image yang baik di dalam hidup. Ajakan “jangan takut” pada hari menjadi salah usaha membangun self image yang baik dalam kehidupan. Ada 3 macam ketakutan yang dikomparasikan dengan self image yang baik. 1. Takut akan fitnah dan tuduhan, disandingkan dengan “Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka” (mat 10:26). Kita berharap bahwa yang baiklah yang selalu dikatakan kepada kita. Di sisi lain, jangan takut berpijak pada kebenaran. 2. Takut akan kematian disandingkan dengan “Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh…” (mat 10:28). Takutlah pada perjuangan kehidupan. Takutlah pada pemilik kehidupan. 3. takut terjatuh dan bersusah disandingkan dengan “Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.” (Mat10:29).
Lalu?
Ketakutan apa yang membelenggu hidup kita? Mari kita katakan sebagai gambaran diri “hidupku bernilai di hadapan Allah, hidupku dikasihi Allah”.
SonyPr
asal menilai
Senin, 26 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XII (H)
Kej. 12:1-9; Mzm. 33:12-13, 18-19, 20,22; Mat. 7:1-5.
Survey pelayanan Imam merupakan gerakan yang berkembang di Keuskupan Agung Jakarta. Gerakan ini mendukung terwujudnya cita-cita Gereja yang profesional dan kolegial. Dalam prakteknya, sejumlah umat yang dipilih akan diminta untuk mengisi Survey Pelayanan yang telah dipersiapkan. Sejumlah pertanyaan terkait dengan bidang pelayanan imam akan diberikan kepada mereka. Harapannya, umpan balik yang diberikan umat menjadi sarana bagi para imam untuk mensyukuri anugerah imamat yang telah diberikan.
Rangkaian kotbah di bukit dari Injil Matius yang kita dengar
hari ini, bukanlah sekedar larangan memberi penghakiman. Ukuran memberi
penilaian haruslah obyektif dan dengan dasar. Jangan sampai standar buruk kita
letakkan bagi orang lain sedangkan standar kebaikan tertinggi diberikan untuk
kita (mat 7:3-4). Patokan obyektif ini jugalah yang menghindarkan kita dari
sikap iri hati, sentimen, benci atau ikut-ikutan karena terhasut.
Lalu?
Terimakasih untuk penilaian yang kita terima. Dari hari ke
hari, kita menggapai syukur yang bertanggung jawab di dalam kehidupan ini.
SonyPr
jalan sempit
Selasa, 27 Juni 2023
#Satukanhati #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XI (H)
Kej. 13:2,5-18; Mzm. 15:2-3ab, 3cd-4ab,5; Mat. 7:6,12-14.
Lalu lintas di jalan Letjen Suprapto hingga Stasiun Senen, selalu macet di pagi hari. Di jalan itu, masyarakat melintas menuju tempat kerja dengan menggunakan kendaraan. Pada masa lalu, kemacetan terjadi karena adanya pintu perlintasan kereta api dekat stasiun. Tetapi di masa kini, kemacetan terjadi karena penyempitan jalan melalui terowongan. Selepas terowongan lalu lintas akan sangat lancar. Kendaraan dari 5 jalur kendaraan, berjuang masuk ke terowongan dengan 2 jalur kendaraan.
Jalan sempit bukanlah jalan yang mudah. Yesus berpesan pada kita, ""Masuklah melalui pintu yang sesak itu, sebab lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya. Tetapi, sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju hidup, dan sedikit orang yang mendapatinya,"(Mat 7:13). Ada jalan yang mudah diikuti tetapi tidak membawa kepada kehidupan sejati. Tetapi ada juga jalan yang sulit diikuti tetapi membawa kepada kehidupan. Jalan itu membutuhkan keputusan dan pengorbanan untuk mengikuti kehendak Tuhan.
Lalu?
Yang mudah tidak selalu menyenangkan, Yang sulit tidak selalu menyengsarakan.
SonyPr
Nama buah
Rabu, 28 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati
Broadcast Renungan Harian
===================
Pw S. Ireneus, UskMrt (M)
Kej. 15:1-12, 17-18; Mzm. 105:1-2,3-4,6-7,8-9; Mat. 7:15-20
atau 1 Sam. 1:20-28; 2:11-21.
Di sekitar gereja, ditanam beberapa jenis tanaman buah. Beberapa tanaman belum mengeluarkan bunga ataupun bunga. Sesekali ada anak yang bertanya "itu pohon apa". Tetapi ada juga anak yang langsung tahu pohon yang dimaksud ketika mereka sudah melihat buah di pohon itu.
"Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka"(Mat
7:16). Hidup manusia rasanya ibarat pohon. Dari hari ke hari kita itu seperti
menanam sesuatu tubuh. Banyak hal masuk ke dalam kehidupan kita. Apa yang masuk
tumbuh di dalam kehidupan kita.Dari mana kita atau orang lain tahu apa yang
masuk dan tanam dalam hidup ini? tentu dari apa yang kita tanama dan masukkan.
Kita sendiri mungkin hanya sedikit mengetahui buah yang dimaksud, tetapi orang
lain yang merasakan. Pada masa Yesus, banyak nabi-nabi palsu yang beredar dan
datang kepada jemaat. apa yang mereka sampaikan begitu indah namun sebenarnya
mereka begitu jauh dari TUhan. Buah
kehidupan, akan membuktikan siapa mereka sebenarnya.
Lalu?
Kira-kira, buah apa yang saya dan orang lain telah petik dari kehidupan saya saat ini?
SonyPr
41 Tahun
Kamis, 29 Juni 2023
Paroki Pulo Mas - St Bonaventura
#Satukanhati #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Raya S. Petrus dan S. Paulus, RAS (M)
Kis. 12:1-11; Mzm. 34:2-3,4-5,6-7,8-9; 2Tim. 4:6-8, 17-18; Mat. 16:13-19.
Hari ini, Rm Gunawan Setya Pr, Pastor Rekan Paroki Jalan
Malang, merayakan hari Ulang Tahun Imamat yang ke 41. Usia ini, bukanlah usia
yang pendek. Perayaan syukur dilakukan secara sederhanan setelah misa pagi di
gereja St. Ignatius Jalan Malang. Ia bercerita, 41 tahun lalu ditahbiskan
bersama dengan seorang temannya. Setelah ditahbiskan, ia langsung ditugaskan di
Paroki Pulo Mas. Temannya ditugaskan di paroki Pasar Minggu, hanya saja 3 tahun
setelahnya, temannya mengundurkan diri dari imamat. Dua tahun lalu, ia
memberkati jenasah kawannya itu yang menunggal di masa Covid.
Perjalanan panjang panggilan, juga dialami oleh Petrus dan
Paulus. dua tokoh soko guru gereja yang hari ini kita rayakan. Petrus dan
Paulus mengalami hidupnya yang berat dalam penjara (KIs 12:1-11; Kis 16:22-34).
Namun demikian, keduanya mengalami peristiwa diselamatkan. Peristiwa ini
semakin menguhkan panggilan keduanya " Sekarang aku tahu... bahwa Tuhanlah
yang menyelamatkan" (Kis 12:11). Pewartaan Injil pun semakin gencar.
Lalu?
Kita syukuri Tuhan yang terus menyelamatkan kita.
SonyPr
Jumat, 30 Juni 2023
#Satukanhati #Menuju50Tahun
Broadcast Renungan Harian
===================
Hari Biasa Pekan XII (H)
Kej. 17:1,9-10,15-22; Mzm. 128:1-2,3,4-5; Mat. 8:1-4.
Saudara - saudara kita yang beragama muslim, kemarin
merayakan Idul Adha. Pada kesempatan itu, di sejumlah mesjid dilakukan
penyembelihan hewan kurban, kambing dan sapi. Sebagian umat paroki Pulo Mas,
berpartisipasi dan terlibat di dalam perayaan itu di mesjid di sekitar wilayah
tempat tinggalnya. Perayaan Idul Adha merupakan perayaan iman umat Muslim.
Dalam perayaan itu, ketakwaan kepada Allah diwujudkan dalam semangat berbagi
dan berkurban.
Orang yang takwa hidupnya akan diberkati Tuhan.
Allah terus mengulang perjanjian kepada Abram. Allah akan
memberikan tanah dan keturunan kepadanya (kej17:2-8). Sunat juga menjadi tanda
keselamatan bagi keturunan Abram (9-10). Namun tuntutan lain juga disematkan,
yakni bahwa Abram harus hidup taat dan takwa kepada Allah. Ketika Abram dan
Sara berani memiliki ketakwaan yang tinggi kepada Allah, Allah pun menunjukkan
kesetiaan besar kepada mereka.
Lalu?
Mari kita tunjukkan ketakwaan kita yang besar kepada Allah.
Allah setia dan tak pernah ingkar janji.
SonyPr